Jam menunjukkan pukul 08.15. Suara bel terdengar. Pertanda sudah saatnya pergantian jam pelajaran. Pelajaran BAQ beralih dari kelas 1 ke kelas 2. Selepas mengajar kelompok BAQ kelas 1, Ustaz Aruf langsung menuju musala, tempat kelompok BAQ kelas 2.

Saat Ustaz Aruf hendak memasuki musala, terlihat dari pintu musala yang terbuka sedikit: anak-anak masih belum tertib. Melihat Ustaz Aruf datang, anak-anak pun segera menuju tempat duduknya masing-masing. Adit berjalan terburu-buru menuju tempat duduknya. Kakinya tersandung karpet. Akibatnya, karpet menjadi sedikit berantakan. Adit juga tampak tidak menyadarinya.

Qaleed, yang melihatnya, seketika mengingatkan, “Adit, karpetnya!”

Adit pun segera merapikan karpet yang berantakan.

***

“Selanjutnya: Qaleed, Adit, Kennard, dan Fillio,” ucap Ustaz Aruf saat memanggil anak-anak menuju area wudu.

Qaleed, Kennard, dan Fillio bersegera memasuki area wudu. Dengan melepas sandalnya lebih dahulu, mereka menuju kerannya masing-masing. Adit tidak bersegera menuju keran wudu. Tertinggal, Adit menyusul dengan tergesa-gesa sehingga sandalnya terlempar satu. Menjadi tidak rapi. Melihat itu, dengan spontan (lagi-lagi) Qaleed mengingatkan Adit, “Adit, sandalmu itu, loh!”

“Oh, iya,” jawab Adit.

Adit, yang sudah telanjur berdiri di kerannya, seketika kembali lagi untuk merapikan sandalnya.

***

Selepas wudu, anak-anak menuju kelasnya. Duduk di karpet sesuai barisan salatnya. Mereka menunggu semua datang sembari membaca asmaulhusna. Terlihat Sultan sedang duduk menghadap belakang. Qaleed yang duduk tepat di sampingnya, mengajak Sultan untuk menghadap ke depan.

“Sul!” ajak Qaleed dengan menepuk lengan Sultan, memberi isyarat untuk menghadap ke depan.

Sultan pun kemudian menghadap ke depan.

Alhamdulillah. Budaya saling mengingatkan untuk kebaikan telah tumbuh subur di lingkungan anak-anak. Qaleed, salah satu anak yang telah menunjukkan budaya saling mengingatkan. Alangkah bahagianya Bapak dan Ibu Guru jika budaya saling mengingatkan yang Qaleed tunjukkan tetap terjaga dengan baik sampai kapan pun dan di mana pun berada.

Bagikan:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *