“Kalau kita googling, ternyata tidak muncul logo. Pak Kambali sudah tahu itu?” 

“Maksud Bu Eva, gimana?”

Bu Eva menunjukkan layar HP ke saya. Aplikasi Google sudah dibuka Bu Eva. Di bagian search, terketik “SD Islam Hidayatullah 02”. Paling atas muncul web SD 01 (baca: SD Islam Hidayatullah). Lalu di urutan berikutnya, web SD Islam Hidayatullah 02.

“Kalau yang SD 01 di sebelah kiri muncul logo, sedangkan SD 02 tanpa logo,” jelas Bu Eva.

“Oh, ya, saya paham yang dimaksud Bu Eva. Mengapa demikian, Bu Eva tahu?”

“Belum tahu, Pak.”

Percakapan saya dengan Bu Eva berlangsung Kamis (18/01/2024) siang hari. Selepas kepulangan anak-anak—bel kepulangan berbunyi pada pukul 13.30. Bertempat di ruang kelas 1. Selain saya dan Bu Eva, juga ada Pak Adhit dan satu anak yang belum dijemput. Anak itu sedang asyik bermain di dalam kelas. 

“Pak Adhit tahu, mengapa demikian?” 

“Belum tahu, Pak Kambali. Coba saya searching.”

Kebetulan Pak Adhit memang sedang di depan laptop. Searching menggunakan laptop lebih leluasa dibanding menggunakan HP. Itu kalau saya. Dan saya perkirakan, Pak Adhit juga demikian. Yang jelas, setelah menegaskan untuk mencoba searching, Pak Adhit masih ajek di depan laptop. Posisi duduk saya tidak memungkinkan melihat layar laptop Pak Adhit.

 Dulu, di awal tahun 2023, saya pernah meminta bantuan Pak Adhit. Menambah tampilan di web. Ternyata, Pak Adhit belum tahu caranya. Saya pun tidak memaksa beliau. Saya justru berpikir, mencari alternatif lain. Namun, belum genap satu hari, Pak Adhit sudah menunjukkan tampilan yang saya kehendaki. Saya tentu senang. Apalagi, waktu itu saya juga belum mendapatkan alternatif lainnya. Sekaligus saya juga kaget: kok bisa?

“Pak Adhit diajari siapa?”

“Saya searching di YouTube, Pak Kambali.”

“Tidak tanya orang?”

Mboten, Pak.”

Pengalaman tahun 2023 itu cukup memberikan harapan ke saya. Meskipun saya juga sadar, tidak ada jaminan akan berhasil. Saya bercermin pada diri saya sendiri. Terkadang dengan searching—baik di YouTube maupun di Google—sudah dapat menyelesaikan masalah yang saya hadapi. Namun, tidak jarang, saya masih gagal. Baru terselesaikan setelah bertemu langsung dengan orang yang ahli di bidang terkait.

Tidak berselang lama, Pak Adhit sudah melaporkan. Melalu chat WA, beliau menunjukkan hasil searching. Pukul 14.42 saya menerima chat tersebut. Ada dua chat. Yang satu, berupa link salah satu tulisan di web. 

Ada yang berbeda dari link yang dikirim Pak Adhit. Sebelumnya, jika mengirim link hanya muncul judul tulisan dan link-nya. Kali ini, tidak hanya itu. Sekaligus muncul logo. Wow, luar biasa! Alhamdulillah.

Saya lalu membuka Google. Di bagian search, saya ketik “SD Islam Hidayatullah 02”. Apa yang saya lihat? Ternyata, masih sama dengan yang diperlihatkan Bu Eva ke saya. Belum muncul logo di bagian hasil search

Jadi? Ya, masalah yang disampaikan Bu Eva belum terselesaikan. Pak Adhit belum berhasil menemukan solusinya. Apakah ini berarti gagal? Tidak. Betul bahwa masalah dari Bu Eva belum terselesaikan. Tetapi ada hasil lain yang tidak kalah menarik: tampilan logo saat kirim link. Bagi saya, itu sangat mengagumkan. Saya sangat mengapresiasi ikhtiar Pak Adhit. Saya pun belum bisa melakukannya.

Alhamdulillah. Terima kasih, Pak Adhit. Sekarang tampilan link jauh lebih baik dari sebelumnya.

Ups, tidak berhenti di situ. 

“Kalau yang ini, yang muncul gambar pada postingan, Pak Kambali. Kira-kira bagus yang mana?”

Itu chat Pak Adhit pukul 20.39. Disertai link salah satu tulisan di web. Kali ini, tidak lagi logo yang terlihat, tetapi ada gambar yang terlihat. Gambar itu adalah foto yang diposting pada tulisan terkait. Dengan demikian, tampilan gambarnya tidak monoton logo, tetapi menyesuaikan foto yang diposting para penulis. Wow! Bagi saya, itu benar-benar luar biasa. Masyaallah. Terima kasih, Pak Adhit.

Spontan saya berpikir. Berarti, tadi Pak Adhit melanjutkan searching. Berarti, dari siang Pak Adhit terus berproses hingga malam. Saya menduga, Pak Adhit masih sangat penasaran, lalu terus mencari tahu. Dan kali ini, beliau menemukan hal baru lagi. 

Masalah yang disampaikan Bu Eva memang belum terselesaikan. Namun, yang dilakukan Pak Adhit menghasilkan hal yang luar biasa. Tampilan link jauh lebih baik. Dan saya mendapatkan pelajaran yang paling berharga. Belajar tidak pernah sia-sia. (A1)

Bagikan:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *