Kegiatan belajar mengajar di bulan Ramadan tetap berjalan seperti biasanya. Namun, ada beberapa perubahan jadwal. Khususnya pada durasi jam pelajaran. Selain itu juga ada kegiatan-kegiatan khusus Ramadan. Di bulan Ramadan, anak-anak masuk pukul 08.00. Pulang pada pukul 12.15. Setelah jemaah zuhur.

Pada pekan awal Ramadan, anak-anak diberi edukasi dan penguatan tentang ibadah di bulan Ramadan. Ada hal menarik. Waktu menunjukkan jam Duha telah dimulai. Anak-anak segera melakukan persiapan wudu. Melingkis lengan baju dan celana secukupnya. Kapten maju ke depan kelas memimpin tepuk dan niat wudu. Setelah tepuk dan niat wudu, Bapak dan Ibu Guru menyampaikan perihal khusus ketika berpuasa, kumur-kumur dan basuh hidung dilewati terlebih dahulu. Jadi, setelah cuci tangan langsung membasuh wajah dan seterusnya. Beberapa anak pun merespons, “Oh, iya, seperti tahun kemarin di kelas 1, ya.”

Setelah itu, anak-anak pun dipersilakan menuju tempat wudu. Kelompok pertama memasuki keran wudu. Ustaz Aruf memberikan aba-aba, “Satu, dua, tiga, silakan dimulai!”

Beberapa anak menceletuk, “Haduh, lupa, Ustaz, saya kumur-kumur.”

“Tidak apa-apa. Dilanjutkan lagi. Nanti saat berwudu lagi, diingat-ingat, ya,” jawab Ustaz Aruf.

Kelompok pertama selesai. Kemudian menuju tempat berdoa setelah berwudu. Dilanjutkan kelompok kedua memasuki keran wudu. Ustaz Aruf memberikan aba-aba, “Satu, dua, tiga, silakan dimulai!”

“Ingat! Langsung basuh muka, ya, Teman-Teman,” ujar Daffa sambil cuci tangan.

Kelompok kedua pun berwudu tanpa kumur-kumur dan basuh hidung.

Ustaz Aruf tersenyum melihatnya. Alhamdulillah. Daffa salah satu murid yang gemar mengingatkan hal baik. Seperti berwudu dalam keadaan berpuasa. Daffa mengingatkan pesan dari Bapak dan Ibu Guru kepada teman-temannya. Hebatnya lagi, tidak hanya satu kali saja. Tetapi setiap berwudu di bulan puasa, Daffa selalu mengingatkan itu.

Bagikan:
One thought on “Tak Bosan Mengingatkan”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *