Pagi hari setelah bel tanda masuk berbunyi, anak-anak berbaris di selasar kelas. Mereka masuk ke ruang kelas satu per satu. Baru kemudian pelaksanaan doa dan tahfiz. Doa bersama dipimpin oleh kapten terjadwal. Setelah itu Ustaz atau Ustazah mengambil alih kendali untuk tahfiznya.

Kamis pagi (11/05/2023), ada yang berbeda dari biasanya. Bu Wiwik yang mengawali, karena ingin menyampaikan perihal simulasi Prosedur Operasi Standar (POS) toilet anak putra yang harus diulang. Sebelum ke inti pembicaraan, Bu Wiwik menanyakan terlebih dahulu siapa yang salat Subuh pagi ini. Alhamdulillah, Lebih dari separuh kelas sudah angkat tangan. Artinya, mereka sudah melaksanakan salat Subuh.

Ada beberapa anak yang tidak salat Subuh. Salah satunya Kennard. Kebetulan posisi Bu Eva di sebelah kiri Kennard. Ia bercerita kalau ia bangun tidur karena bunyi alarm handphone nya, tapi kesiangan. Bu Eva sedikit merespons agar besok mengatur alarm pukul 05:00. Setelah merespons, Bu Eva menyarankan Kennard agar memperhatikan Bu Wiwik dulu. Kennard paham dan langsung kembali tertib. Kemudian ia angkat tangan. Bu Wiwik memberi kesempatan kepadanya untuk berbicara.

“Bu, aku bangun karena alarm, tapi aku gak salat. Aku bikin (atur) alarm jam 05.49,” ucap Kennard.

Bu wiwik menasihati agar besok mengatur alarm lebih pagi yaitu pukul 05.00 supaya bisa salat Subuh. Kennard mengangguk.

Keesokan harinya, saat Kennard tiba di sekolah.

“Hari ini bangun jam berapa, Mas Ken?” tanya Bu Eva.

“Hari ini aku bikin alarm jam 05 lebih 00 (maksudnya pukul 05.00), terus langsung bangun,” begitu jawabnya.

“Alhamdulillah, jadinya sempat salat Subuh, kan?”

“Iya, dong,” jawabnya semangat.

Rupanya, Kennard bisa menjalankan instruksi dengan baik. Ia memperhatikan dan memahami nasihat gurunya. Selain itu, ia juga tahu cara memanfaatkan gadget untuk kebaikan: sebagai pengingat.

Bersamaan dengan nasihat yang baik, ternyata kesadaran diri dari sang penerima nasihat juga sangat diperlukan. Nasihat panjang tanpa kesadaran diri tentu akan nihil arti. Tetapi, nasihat pendek jika diikuti kesadaran diri, insyaallah akan berbuah kebaikan bagi keduanya.

Kennard dengan hasil karyanya
Bagikan:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *