Jumat, 19 Januari 2024. Jumat yang berkah karena ada kegiatan khataman Al-Qur’an oleh LPI. Kegiatan ini bertempat di musala SDIH 02. Dimulai pukul 07.00 sampai pukul 08.15. Anak-anak sangat antusias mengikuti khataman. Mereka ikut terlibat membaca surah At-Takasur sampai An-Nas, serta surah Al-Baqarah ayat 1–5.

Dengan adanya khataman itu, jadwal pelajaran mengalami perubahan. Jam pelajaran BAQ kelas 1 dilaksanakan pada pukul 09.30—10.30 (biasanya terjadwal pukul 07.15—08.15). Sedangkan jam pelajaran BAQ kelas 2 dilaksanakan setelah khataman Al-Qur’an.

Pukul 09.30. Suara bel terdengar. Pertanda pergantian jam pelajaran. Saat itu jam BAQ kelas 1. Ustaz Aruf bergegas menuju ruang BAQ kelompoknya. Saat Ustaz Aruf membuka pintu, ternyata semua anak sudah terlebih dahulu di dalam ruangan. Terlihat ada yang sudah siap belajar, ada juga yang belum.

“Masyaallah, terima kasih yang sudah menunggu Ustaz dengan duduk tertib belajar, terima kasih juga yang sudah menyiapkan peraga dan meja Ustaz,” apresiasi Ustaz Aruf kepada anak-anak.

“Ayo, kita segera mulai belajar, yuk! Dalam hitungan ketiga, semua sudah duduk dengan tertib dan siap belajar, ya,” intruksi Ustaz Aruf.

Anak-anak segera menuju tempat duduknya masing-masing. Pelajaran BAQ pun dimulai seperti biasanya.

Saat tahapan evaluasi, Ustaz Aruf hendak mencatat capaian dan perkembangan mengaji anak-anak, tetapi Ustaz Aruf lupa menaruh atau lupa tidak membawa bolpoin.

“Adakah yang melihat bolpoin Ustaz Aruf?” tanya Ustaz Aruf kepada anak-anak.

“Tidak lihat, Ustaz,” jawab beberapa anak sambil melihat-lihat sekitar tempat duduk Ustaz Aruf.

Tiba-tiba ada yang menyela, “Pakai bolpoin Elora saja, Ustaz,” tawaran Elora.

“Oh, iya, mana, Elora?” balas Ustaz Aruf.

“Ini, Ustaz, coretan dari bolpoin ini bisa dihapus, loh, Ustaz.”

“Iya, terima kasih, ya, Elora.”

“Sama-sama, Ustaz.”

Alhamdulillah. Ada murid yang pengertian. Elora namanya. Dia masih belia, tapi sudah mulai tumbuh rasa pengertian terhadap keadaan. Melihat kondisi tadi, Elora peka. Dengan sigap meminjamkan bolpoinnya untuk Ustaz Aruf. Terima kasih, Elora! Ustaz Aruf senang dengan sikap yang Elora tunjukkan.

Bagikan:
3 thoughts on “Pengertian”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *