“Bu Indah, mau bantu,” pinta Alisha.

“Kamu bisa?” tanya saya.

“Bisa,” jawab Alisha.

Saya memanfaatkan waktu istirahat pertama untuk memotong jigsaw puzzle. Jigsaw puzzle akan saya gunakan untuk melatih kerja sama murid kelas 2. Jumlah jigsaw puzzle ada 36 keping untuk satu gambar. Murid-murid kelas 2 dibagi menjadi lima kelompok. Perlu lima gambar dan 180 keping potongan jigsaw puzzle. Rencana saya ingin memotong sendiri dan jika tidak selesai akan saya lanjutkan di rumah.

Ketika saya memotong jigsaw puzzle, ternyata menarik perhatian Alisha. Alisha baru saja selesai makan bekal, kemudian menghampiri saya. Rupanya Alisha ingin membantu saya. Awalnya saya ragu. Potongan-potongan puzzle-nya punya bermacam-macam bentuk. Ukurannya pun kecil-kecil. Saya khawatir, Alisha memotong tidak sesuai bentuk yang dikehendaki. Saya mencoba meyakinkan diri dan memberikan kepercayaan kepada Alisha.

“Sekarang coba perhatikan cara Bu Indah memotong terlebih dahulu!” perintah saya.

Alisha memperhatikan dengan saksama cara saya memotong.

“Alisha, Bu Indah beri dua potongan dulu,” tambah saya.

Saya memperhatikan cara Alisha memotong. Ia tampak telaten ketika memotong tiap potongan jigsaw puzzle. Wow, tidak disangka Alisha menyelesaikan dengan cepat dan potongannya pun rapi.

“Sudah. Bu, mau bantu lagi?” ucap Alisha.

“Hebat, Al, kamu bisa. Ini, Bu Indah kasih enam potongan. Tidak perlu terburu-buru, ya,” ucap saya.

Perasaan tidak yakin akan bantuan yang ditawarkan oleh Alisha terpatahkan. Alisha ternyata bisa, bahkan potongannya nyaris sempurna sesuai dengan bentuk yang semestinya.

Terkadang saya merasa tidak memerlukan bantuan dari anak-anak karena mudah bagi saya. Namun, kegiatan yang sedang saya lakukan mengundang rasa penasaran yang tinggi bagi anak-anak. Sehingga, mereka merasa ingin membantu. Oleh sebab itu, saya harus mengapreasiasi bantuan yang anak-anak tawarkan. Mungkin saja hasilnya tidak sesuai dengan yang diharapkan. Namun, hal ini bisa dijadikan bahan belajar dan melatih keterampilan anak-anak. Terima kasih, Alisha, yang sudah mematahkan kesangsian pada gurumu ini.

Baca juga : Kebersihan Diri

Bagikan:

Leave a Reply

Scan the code