Tersipu olehnya
“Teman-Teman, Bu Yunita ingin bertanya, kebaikan apa yang sudah kalian lakukan hari ini, dari bangun tidur sampai sekarang?” tanya saya. Sebagian besar dari mereka mengangkat tangan. Seakan-akan mereka berlomba-lomba membagikan…
Murajaah Lebih Penting?
Dugaan saya salah. Meleset jauh. Saya kira beliau sebagaimana umumnya yang lain. Ternyata tidak demikian. Sejak pukul 07.30 Pak Mefi melakukan supervisi pembelajaran Al-Qur’an. Di sejumlah kelas. Hingga pukul 09.15.…
Kisah Nasi yang Terbuang Sia-Sia
Senin (07/10/2024) terjadwal mata pelajaran Bahasa Indonesia pada jam kedua, yaitu setelah pelajaran olahraga. Saya dan Bu Indah diamanahi Pak Kambali untuk menggantikan Pak Kukuh membersamai anak-anak dari pukul 07.30…
Sembuh dan Bahagia
“Bu, Aqilaa nangis!” seru Nirmala. Saya kaget. Aqilaa bukan tipe anak yang mudah menangis. *** “Ing sawijining dina, ana gagak lagi mencok ing ndhuwur wit,” ucap saya mengawali kisah. Anak-anak…
Patut Dicontoh
“Kita cari ruangan lain, Bu,” instruksi saya. Sedianya menggunakan ruangan saya, tetapi ruangan saya sedang dipel Pak Slamet. Saya pilih ganti tempat dibanding menunggu Pak Slamet. Apalagi waktu yang saya…
Seperti Sapi-2
“Bu, tadi banyak yang jadi ‘sapi’, lo,” lapor Nadia usai mengikuti ekstrakurikuler. Ia menghampiri saya, yang sedang duduk di depan ruang Kepala Sekolah. Tepatnya di anak tangga. “Masak tadi yang…
Ringan Tangan
Waktu istirahat pertama hampir usai. Beberapa murid sudah bersiap untuk pelajaran selanjutnya. Sebagian yang lain masih bermain di luar kelas. “Bu, saya habis membersihkan karpet,” ucap Mika. “Oh, iya, Mas…
Berat Menjadi Ringan
Jumat, (18/10/2024). Pagi yang cerah di hari yang penuh berkah. Gemuruh suara mengaji anak-anak terdengar di beberapa sudut SDIH 02. Jam pelajaran BAQ dimulai. Saya turut serta bersama anak-anak saat…
Siapakah Gerangan?
“Bapak/Ibu, setelah jemaah Asar, saya mohon kita bertemu di musala. Matur nuwun.” Senin, 14/10/2024, pukul 14.01, Pak Kambali mengirim pesan tersebut di grup WhatsApp Sekolah. Azan Asar berkumandang. Saya bergegas…
Butuh Proses
Kedua anak itu mengejutkan sekaligus menggembirakan saya. Mereka masuk ruangan saya. Alhamdulillah, mereka tidak lupa mengucap salam saat masuk. Artinya, mereka telah mengamalkan apa yang telah diajarkan bapak ibu guru.…










