Para Penolong
“Bel masuknya berapa lama lagi, Bu Wiwik?” tanya Daffa. “Sekitar lima menit lagi,” jawab Bu Wiwik singkat. “Lima menit lagi bel!” seru Daffa mengingatkan teman-temannya yang masih asyik bermain kejar-kejaran…
Terwujudnya Generasi “GOLD”, Menuju Insan Khoiru Ummah
“Bel masuknya berapa lama lagi, Bu Wiwik?” tanya Daffa. “Sekitar lima menit lagi,” jawab Bu Wiwik singkat. “Lima menit lagi bel!” seru Daffa mengingatkan teman-temannya yang masih asyik bermain kejar-kejaran…
Rabu (28/9) pukul 09.50 saya terima chat WA. Dari Bu Fitri. Beliau salah satu staf di Dinas Pendidikan Kota Semarang. Belakangan saya tahu, beliau sekarang Kasi Peserta Didik SMP. Anak…
Azan Zuhur berkumandang di ruang sebelah: ruang kelas yang difungsikan sebagai musala. Para siswa bersiap melaksanakan wudu. Lengan baju dan celana dilipat. Kapten kelas memimpin tepuk dan niat wudu. Rutinitas…
Kamis, 23 Juni 2022, pukul 18.10 saya lihat HP. Ada panggilan tak terjawab. Dari Pak Andi. Saya telepon balik Pak Andi. Ternyata Pak Andi sedang perjalanan dari Madiun menuju Lampung.…
Pagi yang cerah. “Oke”, jawab mesin presensi, sesaat setelah saya meletakkan jari telunjuk pada scanner-nya. Hari ini saya tidak mengajar jam pertama hingga jam ketiga. Tas sengaja saya taruh di…
Pukul 08.45. Saya bermaksud ke toilet. Dari ruangan yang saya tempati menuju toilet, saya perlu melalui lima ruangan lainnya. Salah satunya, ruang kelas 1. Sebelum sampai di depan pintu ruang…
“Mari kita tunaikan salat. Sehari semalam lima waktu.” Bel penanda waktu salat Zuhur terdengar di seluruh penjuru Sekolah. Di kelas, para siswa melafalkan tepuk dan niat wudu dipimpin oleh kapten…
Tiba-tiba seorang anak masuk ruangan. Tanpa salam. Sembari berlari, ia mendekati kursi yang saya duduki. Saya sempat bimbang. Saya minta ia mengulang untuk memperbaiki cara masuk ruangan orang lain atau…
“Anak-Anak, sekarang Bu Wiwik akan membagikan kartu nama kosong,” ucap Bu Wiwik. “Yeay!” seru anak-anak girang. Dua jam terakhir hari ini yang sedianya terjadwal SBdP, dialihkan oleh Bu Wiwik menjadi…
Acara bersama Pak Teguh berakhir. Ustazah Layla bersegera keluar ruangan. Di dalam ruangan tersisa empat orang: saya, Bu Wiwik, Bu Ambar, dan Bu Afiifah. Kami asyik mengobrol. Saya lirik jam.…