Gerakan kuku bersih bertajuk Monday Clean Nails (MCN) mulai digulirkan sejak Senin, 27 Juli 2026. Senin pagi ini (03/08/2026), sebanyak 16 anak “terjaring” operasi kebersihan kuku. Bukan hanya dijaring, keenam belas anak tersebut dipotongkan kukunya oleh para guru yang bertugas.

Pada Kamis siang pekan sebelumnya, para wali kelas telah mengedukasi murid-murid mereka tentang tata cara memotong kuku sesuai sunah. Murid-murid juga diingatkan untuk memotong kuku mereka pada Kamis sore sepulang sekolah. Keesokan harinya, wali kelas kembali menguatkan kepada anak-anak.

Tak hanya anak-anak, MCN juga diinformasika kepada orang tua melalui grup kelas masing-masing. Langkah kolaboratif ini sengaja diambil pihak sekolah untuk memastikan pesan kebersihan tersampaikan dengan utuh.

Bagi anak-anak yang terjaring, tindakan pemotongan kuku oleh guru tidak bersifat hukuman, melainkan bentuk edukasi langsung. Sambil merapikan kuku para siswa, guru-guru menyelipkan nasihat tentang pentingnya menjaga kebersihan badan.

Semoga gerakan Monday Clean Nails ini tidak berhenti sebagai rutinitas hari Senin saja. Target jangka panjangnya adalah menumbuhkan kesadaran personal siswa. Kebiasaan menjaga kebersihan kuku diharapkan bisa menjadi gaya hidup yang melekat hingga mereka dewasa kelak.

Bagikan:

Leave a Reply

Scan the code