Saya bertemu Bu Khafidhoh. Pada pertengahan Juni 2023. Beliau sedang menjabat kepala MI TQ Al Asror. Ini sekolah baru. Selevel dengan SD. Di bawah naungan Kemenag. Mulai beroperasi pada tahun ajaran 2020/2021. Jadi, pada tahun ajaran 2023/2024 siswa angkatan pertamanya adalah kelas 4. Lokasinya berdekatan dengan rumah saya. Di Kelurahan Patemon, Kecamatan Gunungpati. Siswa di MI ini sekaligus mukim di Pondok Pesantren.
Saya ditembung Bu Khafidhoh. Untuk menjadi narasumber. Pada acara pelatihan penyusunan rencana kerja MI TQ Al Asror tahun 2023/2024. Saya sempat bingung. Antara menerima dan menolaknya.
Bila saya terima, apakah saya mampu? Apakah saya punya kapasitas sebagai narasumber? Bu Khafidhoh berdalih, saya sudah punya pengalaman sebagai pimpinan sekolah. Itu memang benar. Tetapi cukupkah pengalaman saya itu? Saya justru khawatir, jangan-jangan kalau saya yang jadi narasumbernya, malah mengecewakan teman-teman di MI.
Namun, saya juga tidak mungkin menolaknya. Tepatnya: tidak berani menolaknya. Bagaimana mungkin saya berani? Bu Khafidhoh itu guru saya. Beliaulah yang mengajari saya ilmu alat—salah satu cabang pelajaran Bahasa Arab. Di Madrasah Diniyah Salafiyah Al Asror. Saat itu saya masih mukim di Pesantren.
Selain itu, saya juga (semestinya) tahu diri. Ilmu manajemen sekolah justru pertama kali saya dapatkan saat berkhidmat di Madrasah Diniyah Salafiyah Al Asror. Sejak tahun 2003, saya diberi tugas mengurusi administrasi Madrasah. Hingga saya ditugasi sebagai kepala Madrasah pada tahun 2007. Saat menjalankan tugas itulah, saya mendapat banyak sekali ilmu manajemen sekolah. Bukan teori, melainkan praktik dan pengalaman langsung. Saya merasa berutang budi. Inilah kesempatan untuk melunasi utang itu. Naif kalau saya sia-siakan.
Dan satu lagi yang menyebabkan saya sulit menolaknya. Saya merasa punya tanggung jawab moral. Saat awal pendirian MI, saya termasuk yang dilibatkan dalam diskusi dan pembahasan. KH. Al Mamnuhin Kholid—pengasuh Pondok Pesantren Al Asror—berkali-kali memanggil saya saat rapat pembahasan.
Akhirnya, dengan kesadaran atas segala keterbatasan saya, saya mengiyakan dawuh Bu Khafidhoh.
Dua hari sebelum pelaksanaan, saya menyempatkan diri sowan Bu Khafidhoh. Malam hari, selepas Isya. Ya, itulah waktu luang beliau. Khas Pondok Pesantren Al Asror, waktu koordinasi terbaik: malam hari. Saya mencari kejelasan apa yang dimaui beliau. Memang saat nembung, beliau hanya ngendikan sekilas. Kali ini saya memohon penjelasan lebih detail. Cukup panjang penjelasan beliau. Saya jadi mempunyai gambaran lebih nyata tentang apa yang dimaui beliau. Sekaligus saya juga tersentak. Sebagian yang dikehendaki beliau, saya merasa sudah sering melakukannya dan cukup menguasainya. Namun, sebagian lainnya saya mengakui sudah pernah melakukannya tetapi masih banyak yang lupa dan merasa belum mampu/menguasainya. Saya garis bawahi bagian terakhir ini. Saya beruntung masih punya waktu dua hari untuk menyiapkannya.
Setelah sowan Bu Khafidhoh, saya mulai membuka dan mempelajari kembali dokumen yang terkait dengan request Bu Khafidhoh. Alhamdulillah, arsip digital berupa fail dokumen di laptop dan komputer masih ada dan mudah diakses. Saya sering senyum-senyum sendiri melihat fail dokumen itu. Dua hal terlintas dalam pikiran saya. Pertama, apa yang dulu saya kerjakan, saya masih bisa merasakan manfaatnya hingga saat ini. Kedua, saya membatin, “Betapa tingginya semangat saya dan teman-teman saat itu.”
Otomatis suasana penuh semangat saat itu terbayang oleh saya. Dan sekaligus menumbuhkan semangat baru bagi saya. “Kalau dulu saja bisa, mestinya sekarang juga bisa. Kalau dulu bersemangat, mestinya sekarang juga bisa bersemangat.”
Hari pelaksanaan tiba. Rabu—Kamis, 5—6 Juli 2023. Terjadwal mulai pukul 09.00. sampai dengan pukul 15.00. Di ruang kelas 3 MI. Menurut Bu Husnul, guru kelas 3 MI TQ Al Asror tahun ajaran 2022/2023, dipilih ruang kelas 3 dikarenakan yang paling luas. Di bagian depan terpampang background kegiatan. Tertulis tiga poin dalam background tersebut. Penyusunan agenda madrasah, program kerja organisasi, dan tugas dan wewenang guru.
“Tahun depan sudah ada kelas 4. Jam pelajaran umum seperti Matematika, Bahasa Indonesia, semakin banyak. Boleh gak, bila jam ngaji dikurangi?” tanya Bu Husnul saat sesi tanya jawab.
“Mengapa jam ngaji harus dikurangi?” tanya saya balik.
“Agar jam pelajaran umum bisa bertambah.”
“Mengapa jam pelajaran umum harus ditambah?”
“Ya, karena wajib.”
“Siapa yang mewajibkan?”
“Ya, dari sananya.”
“Dari sananya itu maksudnya dari mana?”
Bu Husnul tampak bingung. Beliau tengok kanan-kiri. Teman-teman sebelahnya juga ikut bingung. Raut wajah mereka seakan hendak berkata, “Masa hal begituan ditanyakan Pak Kambali!” Saya membiarkan teman-teman dalam kebingungannya. Tetapi saya menekankan pentingnya berpijak sesuatu pada hal yang paling mendasar. Setelah itu baru saya menawarkan alternatif lain. “Bagaimana jika jam sekolahnya yang ditambah?”
“Kasihan anaknya kalau pulang lebih siang. Apalagi kegiatan di Pondok juga sudah padat.”
“Bila demikian, pengaturan jadwalnya bisa menggunakan pola blok.”

Itu salah satu diskusi bersama teman-teman guru MI TQ Al Asror saat itu. Hidup, penuh semangat, dan menuntut pemikiran yang keluar dari kebiasaan. Memang MI ini terkait erat dengan Pondok Pesantren yang menaunginya. Jelas tidak bisa disamakan dengan MI lain yang siswanya pulang ke rumah dan tidak mukim di pondok pesantren. Itu sangat menuntut pemikiran yang keluar dari kebiasaan.
Dua hari saya membersamai teman-teman guru MI TQ Al Asror. Saya akui banyak yang belum saya sampaikan. Bahkan yang saya sampaikan pun banyak yang belum tuntas. Kepada Bu Khafidhoh saya menyampaikan bahwa saya bersedia diskusi via online. Itu jika teman-teman berminat. Saya pun menyanggupi jika teman-teman berkenan datang langsung ke rumah. Tentu malam hari. Waktu terbaik untuk koordinasi. Khas di Pondok Pesantren Al Asror.
Saya beruntung sekali berkesempatan mengikuti kegiatan di MI TQ Al Asror. Saya mendapat suntikan semangat pada saat tahap persiapan. Pada tahap pelaksanaan, saya dituntut mengasah pikiran yang keluar dari kebiasaan. Ini kemanfaatan yang patut saya syukuri. Awalnya saya memang sempat ragu, tetapi alhamdulillah akhirnya saya bisa merasakan manfaatnya. Dalam kegiatan itu saya memang diposisikan sebagai narasumber (orang yang memberi informasi), tetapi kenyataannya, saya-lah yang banyak mendapat informasi. Saya teringat kolaborasi. Ada pernyataan yang masih berkesan di pikiran saya: sesama sekolah sudah saatnya saling berkolaborasi, bukan saling berkompetisi. (A1)


reputable indian online pharmacy: india online pharmacy – india online pharmacy
buy cytotec over the counter http://lisinopril.guru/# lisinopril 5 mg buy
furosemide 40mg
lisinopril 40mg prescription cost: Lisinopril refill online – purchase lisinopril
lipitor over the counter: lipitor generic drug – lipitor 40 mg generic price
gabapentin 800mg drug – sulfasalazine drug order azulfidine 500mg generic
buy cytotec http://cytotec.pro/# cytotec online
lasix side effects
buy cytotec over the counter: buy cytotec in usa – Cytotec 200mcg price
lisinopril 20 mg price online: Lisinopril online prescription – lisinopril 20 mg pill
lasix 40 mg: furosemide online – furosemide 40mg
buy gabapentin pills – purchase sulfasalazine for sale sulfasalazine where to buy
buy cytotec pills http://cytotec.pro/# cytotec pills buy online
furosemida
lisinopril 12.5 mg 20 mg: buy lisinopril – lisinopril 5 mg tablet cost
http://furosemide.win/# furosemide 100mg
buy cytotec: buy misoprostol tablet – buy cytotec pills
where can i buy besifloxacin – carbocysteine usa sildamax tablet
buy cytotec online https://lipitor.guru/# buy lipitor cheap
lasix 100 mg
buy besivance sale – buy carbocisteine sale cheap sildamax
buy generic besivance over the counter – buy besivance eye drops buy sildamax pill
tamoxifenworld: buy tamoxifen citrate – tamoxifen headache
neurontin over the counter – order gabapentin 600mg online order generic sulfasalazine 500 mg
https://lisinopril.guru/# lisinopril 40 mg brand name in india
lisinopril tablet 40 mg: Buy Lisinopril 20 mg online – zestril medication
п»їcytotec pills online https://furosemide.win/# buy lasix online
furosemide 100 mg
purchase cytotec: buy cytotec online – buy cytotec
https://furosemide.win/# lasix dosage
buy cytotec pills online cheap http://lisinopril.guru/# how much is lisinopril 40 mg
lasix medication
buy furosemide online: buy furosemide – furosemida
lisinopril 20 Buy Lisinopril 20 mg online buy zestoretic
https://tamoxifen.bid/# raloxifene vs tamoxifen
buy cytotec online https://cytotec.pro/# buy cytotec in usa
buy lasix online
buy cytotec over the counter: buy misoprostol tablet – buy cytotec pills online cheap
http://cytotec.pro/# buy cytotec in usa
buy cytotec https://lipitor.guru/# brand name lipitor
furosemide 40mg
lipitor generic brand buy lipitor 20mg cheapest generic lipitor
lipitor 40 mg: cheapest ace inhibitor – lipitor 10 mg cost
buy misoprostol over the counter https://tamoxifen.bid/# nolvadex side effects
lasix medication
https://tamoxifen.bid/# arimidex vs tamoxifen bodybuilding
lipitor prices: Lipitor 10 mg price – lipitor rx
india pharmacy: Indian pharmacy online – buy prescription drugs from india
online erectile dysfunction pills: ED meds online with insurance – where to buy erectile dysfunction pills
buying prescription drugs in mexico online: Mexico pharmacy online – pharmacies in mexico that ship to usa
п»їbest mexican online pharmacies: Best online Mexican pharmacy – medication from mexico pharmacy
online ed medication: Cheapest online ED treatment – buy erectile dysfunction pills online
https://mexicopharmacy.win/# mexican drugstore online
best online ed medication: cheap ed pills online – buy ed medication
Online medicine home delivery: Top online pharmacy in India – online shopping pharmacy india
https://edpillpharmacy.store/# online ed treatments
top 10 pharmacies in india: india online pharmacy – indian pharmacies safe
http://indiapharmacy.shop/# indian pharmacy online
purple pharmacy mexico price list: Best online Mexican pharmacy – buying prescription drugs in mexico online