Jumat (16/5) ini anak-anak kelas 1 dan 2 dijadwalkan latihan motorik. Pekan ini giliran anak putra berenang di kolam renang. Sedangkan anak putri bermain di playground. Dan kebetulan saya dapat “jatah” mendampingi mereka. Tentu bersama Pak Kukuh, guru olahraga mereka. Beserta Bu Indah dan Ustaz Aruf.

“Anak-Anak, yang sudah bisa berenang di sebelah sini. Dan yang belum bisa berenang di sebelah sana,” ucap Pak Kukuh sambil menunjuk bagian kolam renang yang dalam dan yang dangkal.

Anak-anak menuruti perintah Pak Kukuh. Dan mereka berhamburan kegirangan masuk kolam renang. Pak Kukuh mengajarkan latihan pernapasan untuk anak-anak yang sudah bisa berenang. Satu per satu dari mereka mulai menenggelamkan kepalanya. Lalu mengangkatnya kembali untuk mengambil napas. Menenggelamkan, mengangkat. Terus berulang-ulang. Hingga lima kali.

Lalu giliran anak-anak yang belum bisa berenang.

“Anak-anak yang belum bisa berenang baris satu banjar di sini,” perintah Pak Kukuh sambil mengarahkan anak-anak berbaris di perbatasan kolam bagian dalam dan dangkal.

Anak-anak berbaris sesuai perintah. Ada satu anak yang cukup menyita perhatian saya. Anak dengan baju renang berwarna orange dan ada corak daun warna abu-abu di bagian lengannya. Yups, anak itu bernama Alfa.

“Alfa, sini, … coba ayo meluncur dari atas,” pinta Pak Kukuh.

“Takut, Pak,” jawab Alfa dengan sedikit merengek.

“Gak pa-pa, kan, ada Pak Kukuh. Nanti dipegangi Pak Kukuh,” rayu Pak Kukuh.

Alfa mencoba yang diminta Pak Kukuh. Dia tampak tersedak air dan terus mengatakan bahwa dia takut. Pak Kukuh tetap menguatkan. Sekarang giliran anak setelah Alfa. Alfa pun beranjak dari kolam. Terus saya perhatikan karena wajahnya mulai memerah dan terlihat seperti ingin menangis. Namun, ternyata saya salah besar. Bukannya menangis, justru Alfa memilih mencoba sendiri yang diajarkan Pak Kukuh di kolam dangkal agar dia tak perlu bantuan dari Pak Kukuh.

“Masyaallah, ternyata Alfa berhasil melawan ketakutannya sendiri. Alfa anak yang tangguh dan pantang menyerah. Semoga anak-anak lain diberi keberanian seperti Alfa untuk melawan rasa takutnya,” batin saya.

Bagikan:

Leave a Reply

Scan the code