Rabu, 21 Juni 2023, buku karya siswa dan guru resmi diluncurkan oleh Pak Kambali (Kepala SD IH 02) dan Pak Teguh (Staf LPI Hidayatullah). Sebanyak 74% orang tua siswa hadir dalam acara tersebut.

Pak Teguh (memegang mikrofon) dan Pak Kambali (sebelah kanan Pak Teguh) meluncurkan buku karya guru dan siswa.

Sedianya kedua buku tersebut akan dibagikan kepada seluruh siswa. Namun, karena proses penggandaan belum selesai, pembagiannya ditunda hingga Jumat (23/6). Sebagai gantinya, Ustaz Adhit menayangkan soft copy kedua buku tersebut di layar proyektor.

Dalam sambutannya, Pak Teguh menyampaikan bahwa masih ada beberapa siswa yang masih butuh dril menebalkan tulisan.

“Jadi, Bapak Ibu jangan kaget jika besok guru kelas akan memberi PR menulis kepada anak-anak,” seloroh Pak Teguh. “Menulis juga bisa dijadikan sebagai terapi. Terapi emosi, terapi imajinasi, terapi sikap, dan masih banyak lagi,” lanjutnya.

Beliau mengakhiri sambutannya dengan deklarasi peluncuran kedua buku tersebut.

“Dengan mengucap bismillāhir-raḥmānir-raḥim, buku Catatan Kecil Siswa SD Islam Hidayatullah 02 dan Semai Benih Karakter Utama ini diluncurkan.”

Para hadirin menyambutnya dengan tepuk tangan.

***

Jumat (23/6), terjadwal pengambilan rapor akhir tahun. Undangan telah disampaikan. Waktu pengambilan rapor dibagi ke dalam dua sesi demi mengurangi kepadatan antrean. Ada pula beberapa orang tua yang request pengambilannya lebih awal dari waktu yang ditentukan. Oleh sebab semua sudah siap, Bu Wiwik mengiakan.

Selain rapor, para siswa juga akan membawa pulang hasil karya yang telah dibuat pada pembelajaran semester 2, buku cerita yang sengaja dipinjamkan untuk dipajang di reading corner, dan dua eksemplar buku yang Rabu lalu diluncurkan.

Sore harinya, pukul 17.38, sebuah chat masuk ke ponsel Bu Wiwik. Chat itu berisi dua keping foto dan keterangannya:

Valda asyik membaca buku tulisan teman-temannya.

“Asalamualaikum, Bu Wiwik …. Terima kasih (atas) bukunya. Valda suka sekali baca tulisan teman-temannya 😊. Dia baca sambil bercerita. 😀”

“Dari tadi bukunya dibawa-bawa. 😁”

Dalam foto yang dikirim ibunya, tampak Valda tengah asyik membaca buku yang pagi tadi diperolehnya. Valda membaca buku itu di dalam mobil. Foto tersebut diambil oleh ibu Valda secara candid. Valda tidak sedang berakting.

Sebelumnya, Bu Wiwik juga sempat melihat status WhatsApp bunda Iqbal, Fillio, dan Langit. Ketiganya memberikan respons sangat positif.

Bunda Iqbal memajang foto yang memuat tulisan putranya dengan caption:

“Luar biasa …. Berkat bimbingan guru-guru yang hebat, anak kelas 1 SD sudah bisa bercerita dan menulis dengan baik. Alhamdulillah. Barakallah.”

Bunda Fillio juga mengambil foto sampul buku disertai takarir:

“Catatan sederhana dari anak-anak. Di dalam, bukunya epic, keren, dan menarik semua. Dibaca tuntas. Karya yang menarik. Semoga selalu dicetak setiap tahun.”

Beliau bahkan membuat video singkat dengan caption:

“Sedetail itu Bapak/Ibu Guru melatih anak menulis sejak dini,” dan pesan yang mengikutinya, “Bapak/Ibu Guru … keren, lo, ini bukunya.”

Lain lagi dengan bunda Langit. Beliau mengunggah sepasang halaman buku yang memuat tulisan putranya. “Amin. Semoga disegerakan, ya, Nak. Insyaallah doa anak saleh diijabah Gusti Allah,” tulisnya menyertai foto itu.

Rupanya beliau mengaminkan harapan Langit pada kalimat penutup tulisannya, “Aku berharap (gedung) sekolahku yang baru segera terwujud. Amin ….”

Mengetahui antusiasme siswa dan orang tua yang begitu besar, Bu Wiwik bertekad meneruskan program ini. Dengan persiapan yang lebih matang tentunya. Evaluasi terhadap program yang telah terlaksana akan dijadikan bahan perbaikan untuk program serupa tahun depan. Semoga.

Bagikan:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *